Jumat, 13 November 2009

Doa di Raudhah

Bismillâhir Rahmânir Rahîm
Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin wa âli Muhammad

Allâhumma inna hâdzihi rawdhatun min riyâdhi jannatika, wa syu`batun min syu`abi rahmatika allatî dzakarahâ rasûluka, wa abâna `an fadhlihâ, wa syarafit ta`abbudi laka fîha, faqad ballaghtanîhâ fi salâmati nafsî. Falakal hamdu yâ Sayyidî `ala `azhîmi ni`matika `alayya fi dzâlika, wa `alâ mâ razaqtanîhi min thâ`atika, wa thalabi mardhâtika, wa ta`zhîmi hurmati nabiyyika biziyarati qabrihi, wat taslîma `alayhi, wat taraddudi fî masyâhidihi wa mawâqifihi.

Falakal hamdu yâ Mawlâya hamdan yantazhimu bihi mahâmidu hamlati `arsyika wa sukkâni samâwâtika laka, wa yaqshuru `anhu hamdu man madhâ, wa yafdhulu hamda man baqiya min khalqika laka. Wa lakal hamdu yâ Mawlâya hamda man `arafal hamda wat tawfîqa lilhamdi minka, hamdan yamalu mâ khalaqta wa yablughu haytsu mâ aradtu, wala yahjubu `anhu wala yanqadhî dûnaka, wa yablughu ridhâka, wala yablughu âkhirahu awâilu mahâmidi khalqika laka. Wa lakal hamdu mâ `araftul hamda, wa a`taqidul hamda, wa ju`ilabtidâul kalamil hamda.

Yâ Bâqiyal `izzi wal `azhamati, wa Dâimas sulthâni wal qudrati, wa Syadîdal bathsyi wal quwwati, Nafidzal amri wal irâdati, wa wâsi`ar rahmati wal maghfirati, wa Rabbad dun-yâ wal âkhirati. Kam min ni`matin laka `alayya yaqshuru `an aysarihâ hamdî, wala yablughu adnâhâ syukrî.

Wa kam min shanâi`a minka ilayya lâ yuhîthu bikatsîrihâ wahmî, walâ yuqayyiduhâ fikrî. Allâhumma shalli `alâ nabiyyika al-mushthafâ baynal bariyyati thiflan wa khayrihâ syâban wa kahlan athharil muthahharîna syimatan, wa ajwadil mustamirrina dîmatan, wa a`zhamil khalqi jurtsûmatan alladzi awdhahta bihid dilâlati, wa aqamta bihir risâlati, wa khatamta bihin nubuwwâti, wa fatahta bihil khayrati, wa azhhartahu mazhharan, wabta`atstahu nabiyyan wa hadiyan amînan mahdiyan, wa dâ`iyan ilayka wa dâlan `alayka, wa hujjatan bayna yadayka.

Allahumma shalli `alal mu`tashimîna min `itratihi, wath-thayyibîna min usratihi, wa syarrif ladayka bihi manâsilahum, wa `azhzhim `indaka marâtibahum, waj`al fir rafîqil a`lâ majâlisahum, warfa’ ilâ qurbi rasûlika darajâtihim, wa tammim biliqâihi surûrahum, wa waffir bimakanihi unsahum.

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya

Ya Allah, sesungguhnya tempat ini adalah taman dari taman-taman surga-Mu dan bagian dari rahmat-Mu yang telah dinyatakan oleh Rasul-Mu, dan dijelaskan keutamaan dan kemuliaan beribadah kepada-Mu di dalamnya. Kini, Kau sampaikan aku ke tempat ini dalam keadaan selamat.

Ya Sayyidi, segala puji bagi-Mu
atas nikmat-Mu yang agung yang Kau karuniakan padaku,
ketaatan pada-Mu yang Kau anugerahkan kepadaku,
dan kesempatan yang Kau berikan padaku untuk
mencari ridha-Mu
mengagungkan kemuliaan Nabi-Mu dengan berziarah ke kuburnya
menyampaikan salam kepadanya
dan mendatangi tempat-tempat yang bersejarah.

Segala puji bagi-Mu wahai Junjunganku, pujian
yang disampaikan oleh para Malaikat pemikul arasy-Mu dan para penghuni
langit-Mu; yang tak mampu dilakukan oleh orang-orang terdahulu dan melebihi
orang-orang yang belakangan.

Segala puji bagi-Mu, pujian
orang yang mengenal cara memuji-Mu
yang mendapat bimbingan untuk memuji-Mu
yang memenuhi segala ciptaan-Mu
yang mencapai keinginan-Mu
yang tak terhijabi dari-Mu
yang tak dapat dicapai tanpa-Mu
yang mencapai ridha-Mu
yang akhirnya tak dapat dicapai oleh awal segala pujian makhluk-Mu

Segala puji bagi-Mu, pujian
yang aku kenal pujanya, yang aku yakini pujanya
yang dijadikan awal segala ucapan

Wahai Yang Kekal kemuliaan dan keagungan-Nya
Yang Abadi kekuasaan dan kemampuan-Nya
Yang Keras siksa dan kekuatan-Nya
Yang Terlaksana perintah dan kehendak-Nya
Yang Luas rahmat dan ampunan-Nya
Wahai Pemelihara dunia dan akhirat
Betapa banyak nikmat-Mu yang Kau curahkan padaku,
yang paling mudah tak dapat diungkapkan dengan pujianku
yang paling kecil tak akan terwakili oleh ucapan terima kasihku.
Betapa banyak karunia-Mu yang Kau limpahkan padaku, sehingga
tak dapat dijangkau oleh keinginanku
dan tak dapat dibatasi oleh pikiranku.

Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Nabi-Mu manusia pilihan pada masa kecilnya, masa muda dan masa tuanya
paling suci dari semua yang disucikan
paling dermawan dari semua manusia yang dermawan
paling mulia dari semua makhluk yang Kau ungkapkan asal-usulnya.
Dengannya Kau tegakkan seluruh risalah-Mu,
Kau akhiri semua nubuwah-Mu
Kau bukakan semua kebaikan
Kau tampakkan semua yang tampak.
Kau utus dia sebagai Nabi dan pembimbing yang terpecaya
pemandu dan penuntun menuju-Mu
dan hujjah di hadapan-Mu.

Sampaikan shalawat kepada manusia suci dan baik dari keluarganya;
Dengan Rasulullah saw
muliakan kedudukan mereka di hadapan-Mu
agungkan martabat mereka di sisi-Mu
tempatkan mereka pada kedudukan yang paling mulia
muliakan derajat mereka di dekat Rasul-Mu
sempurnakan kebahagiaan mereka dengan perjumpaan dengan Rasul-Mu
dan sempurnakan kebahagiaan mereka dengan kedudukannya.

Doa ini dikutip dan disarikan dari kitab Mafâtihul Jinân (kunci-kunci surga)
Yang berminat tek arab doa ini bisa pesan ke Yayasan Al-Musthafa

Wassalam
Syamsuri Rifai

Amalan Praktis, bermacam2 shalat sunnah dan doa-doa pilihan, dan Artikel-artikel Islami klik di sini:
http://shalatdoa.blogspot.com
http://syamsuri149.wordpress.com

Milis artikel2 Islami, macam2 shalat sunnah, amalan2 praktis dan doa-doa pilihan serta eBooknya, klik di sini:
http://groups.google.com/group/keluarga-bahagia
http://groups.yahoo.com/group/Shalat-Doa

Doa sesudah Shalat Ziarah

Sesudah ziarah kepada Nabi saw disunnahkan shalat dua rakaat, dan pahalanya dihadiahkan kepada beliau. Dan sesudah shalat ziarah membaca doa berikut:

Bismillâhir Rahmânir Rahîm
Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin wa âli Muhammad

Allâhumma innî shallaytu wa raka`tu wa sajadtu laka wahdaka la syarîka laka, liannash shalâta war rukû`a was sujûda la takûnu illâ laka, liannaka Antallâhul ladzi lâilâha illâ Anta. Allâhumma wahatânir rak`atâni hadiyyatun minnî ilâ sayyidî wa mawlâya Rasûlillâhi shallallâhu `alayhi wa âlihi, fataqabbalhumâ minnî biahsani qabûlika, wa’jurnî `alâ dzâlika biafdhali amalî wa rajâî fîka wa fî rasûlika ya Waliyyal mu’minîn.

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya

Ya Allah, sungguh kulakukan shalat, ruku’ dan sujud hanya kepada-Mu Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Mu. Karena sesungguhnya shalat, ruku’ dan sujud itu dilakukan hanya kepada-Mu, karena Engkau adalah Allah, tiada Tuhan kecuali Engkau. Ya Allah, shalat dua rakaat ini kuhadiahkan untuk junjunganku dan kekasihku Rasulullah saw. Maka terimalah shalat ini dengan sebaik-baiknya penerimaan, dan anugerahkan kepadaku dengan shalat ini pahala yang paling utama karena semua ini adalah keinginanku dan harapanku pada-Mu dan Rasul-Mu wahai Pelindung kaum mukminin.

Allâhumma innaka qulta li-Nabiyyika Muhammadin shallallâhu ‘alayhi wa آlih (wa law annahum idz zhalamû anfusahum jâûka fastaghfarullâha wastaghfara lahumur Rasûlu la-wajadullâha Tawwâban Rahîmâ), wa lam ahdhur zamâna Rasûlika ‘alayhi wa âlihis salâm. Allâhumma qad zurtuhu râghiban tâiban min say-i ‘amalî, wa mustaghfiran laka min dzunûbî wa muqirran laka bihâ, wa Anta a’lamu bihâ minnî, wa mutawajjihan ilayka bi-Nabiyyika Nabiyyir rahmah shalawâtuka ‘alayhi wa âlihi, faj’alnî Allâhumma bi-Muhammadin wa ahli baytihi ‘indaka wajîhan fid dun-yâ wal âkhirah wa minal muqarrabîn. Yâ Muhammadu yâ Rasûlallâh, bi-abî anta wa ummî, ya Nabiyallâh yâ Sayyida khalqillâh innî atawajjahu bika ilallâhi Rabbika wa rabbî li-yaghfira-lî dzunûbî wa yataqabbala minnî ‘amalî wa yaqdhi-lî hawâijî, fa-kun-lî syafî’an ‘inda Rabbika wa Rabbî, fa-ni’mal mas-ulul mawlâ Rabbî wa ni’masy syafî’ anta yâ Muhammadu ‘alayka wa ‘alâ ahli baytikas salâm. Allâhumma wa awjaba-lî minkal maghfirata war rahmata war rizqal wasî’ath thayyiban nâfi’a kamâ awjabta liman atâ Nabiyyaka Muhammadan shalawâtuka ‘alayhi wa âlihi wa huwa hayyun, fa-aqarra lahu bi-dzunûbihi wastaghfara lahu Rasûluka ‘alayhi wa âlihis salâm fa-ghafarta lahu bi-rahmatika yâ Arhamar râhimîn, wa shallallâhu alâ Muhammadin wa âlihith thahirîn.

Ya Allah, Engkau berfirman kepada Nabi-Mu Muhammad saw: “Kalau sekiranya mereka ketika menzalimi dirinya (berbuat dosa) datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah dan Rasul pun memohonkan ampunan untuk mereka, niscaya mereka dapati Allah Maha Menerima taubat lagi Maha Menyayangi.” (An-Nisa’: 64).

Aku tidak hadir di sisi Rasul-Mu (saw) ketika beliau masih hidup. Ya Allah, kini aku dating untuk berziarah kepadanya karena aku mencintainya, ingin bertaubat dari kejelekan amalku, mengakui dosa-dosaku dan memohon ampun kepada-Mu. Engkau lebih mengetahui dosa-dosaku daripadaku. Aku menghadap kepada-Mu dengan Nabi-Mu, Nabi pembawa rahmat (saw), maka jadikan aku, ya Allah, dengan Muhammad dan Ahlul baitnya, orang yang mulia di sisi-Mu di dunia dan akhirat, dan tergolong kepada orang-orang yang mendekatkan diri kepada Allah.

Ya Muhammad, ya Rasulallah, demi bapakku dan ibuku, ya Nabiyallah, wahai penghulu makhluk Allah, sungguh aku menghadap denganmu kepada Allah Tuhanmu dan Tuhanku agar Dia mengampuni dosa-dosaku, menerima amalku dan memenuhi hajat-hajatku. Karena itu, jadilah engkau pemberi syafaat bagiku di sisi Tuhanmu dan Tuhanku; sebaik-baik tempat memohon dan berlindung adalah Tuhanku dan sebaik-baik pemberi syafaat adalah engkau wahai Muhammad (semoga shalawat senantiasa tercurahkan kepadamu dan Ahlul baitmu).

Ya Allah, anugerahkan kepadaku dari sisi-Mu maghfirah, rahmat dan rizki yang luas, yang baik dan bermanfaat sebagaimana yang telah Kau anugerahkan kepada orang yang datang kepada Nabi-Mu Muhammad saw ketika beliau masih hidup, lalu ia mengakui dosa-dosanya dan Rasul-Mu (saw) memohonkan ampunan baginya, lalu Engkau mengampuninya dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi. Semoga Allah senantiasa mencurahkan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya yang suci.

Doa ini dikutip dan disarikan dari kitab Mafâtihul Jinân (kunci-kunci surga)
Yang berminat tek arab doa ini bisa pesan ke Yayasan Al-Musthafa

Wassalam
Syamsuri Rifai

Amalan Praktis, bermacam2 shalat sunnah dan doa-doa pilihan, dan Artikel-artikel Islami klik di sini:
http://shalatdoa.blogspot.com
http://syamsuri149.wordpress.com

Milis artikel2 Islami, macam2 shalat sunnah, amalan2 praktis dan doa-doa pilihan serta eBooknya, klik di sini:
http://groups.google.com/group/keluarga-bahagia
http://groups.yahoo.com/group/Shalat-Doa

Doa Sesudah Ziarah Nabi saw

Bismillâhir Rahmânir Rahîm
Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin wa âli Muhammad

Allâhumma ilayka alja’tu amrî, wa ilâ qabri nabiyyika Muhammadin shallallâhu `alayhi wa âlihi `abdika wa rasûlika asnadtu zhahri, wal qiblatal latî radhîtu li-Muhammadin shallallâhu `alayhi wa âlihi istaqbaltu. Allâhumma innî ashbahtu la amliku linafsî khayra mâ arjû lahâ, wala adfa`u `anhâ syarra mâ anhdzaru `alayhâ. Fa ashbahatil amûru kulluhâ biyadika wala faqîra afqaru minnî, innî limâ abzalta ilayya min khayrin faqîr. Allâhummardudnî minka bikhayrin wala râdda lifadhlika. Allâhumma innî a`ûdzu bika min an tubaddila ismî, wa tughayyira jismî aw tuzîla ni`mataka ‘annî. Allâhumma zayyinnî bittaqwâ, wa jammilnî binni`ami, waghmurnî bil`âfiyah, warzuqnî syukral `âfiyah.

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya

Ya Allah, kepada-Mu kupasrahkan urusanku, pada kubur Nabi-Mu Muhammad saw hamba-Mu dan rasul-Mu kusandarkan bebanku, pada qiblat yang Kau ridhai bagi Muhammad (saw) kuhadapkan diriku. Ya Allah, aku tak mampu meraih kebaikan yang kuharapkan, tak mampu menolak keburukan yang kutakutkan, karena semua urusan ada di tangan-Mu, dan tidak ada kebutuhan yang dapat kupenuhi dari diriku kecuali dari kebaikan yang Kau anugerahkan kepadaku. Ya Allah, anugerahkan kepadaku kebaikan dari-Mu dan janganlah Kau halangi aku dari karunia-Mu. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari pergantian namaku, perubahan tubuhku atau hilangnya nikmat-Mu dariku. Ya Allah, hiasi diriku dengan takwa, indahkan diriku dengan nikmat-nikmat-Mu, liputi diriku dengan keselamatan, dan anugerahkan kepadaku kemampuan untuk dapat mensyukuri keselamatan.

Sesudah itu, disunnahkan membaca Surat Al-Qadar (11 kali) kemudian sampaikan hajat Anda kepada Allah, insya Allah diijabah. Kemudian lakukan Shalat ziarah dua rakaat, dan pahalanya dihadiahkan kepada Rasulullah saw.

Doa ini dikutip dan disarikan dari kitab Mafâtihul Jinân (kunci-kunci surga)
Yang berminat tek arab doa ini bisa pesan ke Yayasan Al-Musthafa

Wassalam
Syamsuri Rifai

Amalan Praktis, bermacam2 shalat sunnah dan doa-doa pilihan, dan Artikel-artikel Islami klik di sini:
http://shalatdoa.blogspot.com
http://syamsuri149.wordpress.com

Milis artikel2 Islami, macam2 shalat sunnah, amalan2 praktis dan doa-doa pilihan serta eBooknya, klik di sini:
http://groups.google.com/group/keluarga-bahagia
http://groups.yahoo.com/group/Shalat-Doa

Doa Ziarah kepada Nabi saw

Assalâmu ‘alayka yâ Rasûlallâh
Assalâmu ’alayka yâ Nabiyallâh
Assalâmu ’alayka yâ Muhammadabna ‘Abdillâh
Assalâmu ’alayka yâ Khâtaman Nabiyyîn

Salam atasmu ya Rasulallah
Salam atasmu ya Nabiyallah
Salam atasmu wahai penutup para Nabi

Asyhadu annaka qad balaghtar risâlah, wa aqamtash shalâta wa ataytaz zakâh, wa amarta bima’rûfi wa nahayta ‘anil munkar, wa ’abadtallâha mukhlishan hattâ atâkal yaqîn, fashalawâtullâhi ‘alayka wa rahmatuhu wa ’alâ ahli baytikath thâhirîn.

Aku bersaksi bahwa engkau telah menyampaikan risalah, telah melaksanakan shalat dan menunaikan zakat, telah menegakkan amar ma’ruf dan nahi munkar, dan mengabdi kepada Allah dengan tulus-ikhlas sehingga engkau dipanggil ke hadirat-Nya. Semoga shalawat dan rahmat Allah senantiasa tercurahkan padamu dan Keluargamu yang suci.

Kemudian: (posisi yang paling utama untuk membaca doa berikut), berdiri di dekat Usthuwanah Al-Muqaddasah (tiang suci) di sebelah kanan kubur Nabi saw, menghadap ke kiblat dan posisi bahu kanan Anda lurus dengan mimbar Nabi saw, di sinilah letak kepala Rasulullah saw, bacalah doa ini:

Asyhadu allâ ilâha illallâhu wahdahu lâ syarîka lah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa Rasûluh(u). Wa asyhadu annaka qad ballaghta risâlâti Rabbika, wa nashahta liummatika, wa jahadta fî sabîlillâh(i), wa ’abadtallâha hattâ atâkal yaqîn(u), bilhikmati wal maw’izhatil hasanah, wa addaytal ladzî ‘alayka minal haqq(i). Wa annaka qad raufta bilmu’minîna wa ghaluthta ‘alal kafirîn(a), faballaghallâhu bika afdhala syarafi mahallil mukarramîn(a). Alhamdulillâhil ladzistanqadzanâ bika minasy syirki wadh dhalâlah.

Aku bersaksi tiada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Esa tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Aku bersaksi engkau adalah Rasul Allah, dan engkau adalah Muhammad bin Abdillah. Aku bersaksi bahwa engkau telah menyampaikan semua risalah Tuhanmu dan menasehati ummatmu dengan bijaksana dan nasehat yang baik; engkau telah berjuang di jalan Allah dan menyembah Allah dengan ikhlas sehingga engkau dipanggil ke hadirat-Nya; dan engkau telah menyampaikan kebenaran. Aku bersaksi bahwa engkau menyayangi kaum mukminin dan bersikap tegas terhadap orang-orang yang kafir, sehingga Allah menganugrahkan padamu kedudukan yang paling mulia dari semua kedudukan yang telah dicapai oleh orang-orang yang dimuliakan. Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami denganmu dari kemusyrikan dan kesesatan.

Allâhumma faj’al shalawâtika wa shalawâti Malâikatikal muqarrabîna wa Anbiyâikal mursalîna wa ’ibâdikash shâlihîn(a), wa ahlis samâwâti wal aradhîn(a), waman sabbaha laka yâ Rabbal ‘âlamin(a) minal awwalîna wal-âkhirîna ‘alâ Muhammadin ‘abdika wa Rasûlika wa Nabiyyika, wa amînika wa najjîka, wa shafiyyika wa khâshshatika, wa shafwatika wa khiyaratika min khalqik(a).

Ya Allah, sampaikan (shalawat-Mu, shalawat para Malaikat al-muqarrabin, shalawat para nabi dan rasul, shalawat hamba-hamba-Mu yang shaleh, shalawat seluruh penduduk langit dan bumi, shalawat seluruh makhluk-Mu yang senantiasa bertasbih kepada-Mu dari dahulu hingga yang terakhir ya Rabbal ‘alamin) kepada Muhammad hamba-Mu, Rasul-Mu dan Nabi-Mu, kepercayaan-Mu dan pengemban amanat-Mu, kekasih-Mu dan pilihan-Mu, keistimewaan-Mu dan pilihan-Mu dari seluruh makhluk-Mu.

Allâhumma a’thihid darajatar rafî’ah, wa âtihil wasîlata minal jannati, wab’atshu maqâman mahmûdâ, yaghbithuhu bihil awwalîna wal âkhirîn(a).

Ya Allah, anugrahkan kepadanya derajat yang tinggi, jadikan ia wasilah ke surga, dan bangkitkan pada kedudukan yang terpuji yang menjadi keinginan orang-orang terdahulu dan yang terakhir.

Allâhumma innaka qulta “walaw annahum idz zhalamû anfusahum jâuka fastaghfarullâha wastaghfara lahumur Rasûlu lawajadullâha Tawwâbar Rahîmâ.” (An-Nisa’: 64). Wa innî ataytuka mustaghfiran tâiban min dzunûbî, wa innî atawajjahu bika ilallâhi Rabbî wa Rabbika liyaghfiralî dzunûbî.

Ya Allah, sesungguhnya Engkau berfirman dalam kitab-Mu Al-Qur’an: “Sekiranya mereka ketika menganiaya dirinya (berbuat dosa) mereka datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah dan Rasulpun memohonkan ampunan untuk mereka, niscaya mereka dapati Allah Maha Menerima taubat dan Maha Menyayangi.” (An-Nisa’: 64).

Ya Nabiyallah, kini aku datang kepadamu sebagai orang yang mengharap pengampunan dan taubat dari dosa-dosaku; denganmu aku menghadap kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu agar Dia mengampuni dosa-dosaku.

Kemudian: membaca shalawat berikut:

Allâhumma shalli `alâ Muhammad kamâ hamala wahyaka wa ballagha risâlâtika. Wa shalli `alâ Muhammadin kamâ ahalla halâlaka, wa harrama harâmaka, wa `allama kitâbaka. Wa shalli `alâ Muhammadin kamâ aqâmash shalâta, wa âtaz zakata, wa da`â ilâ dînika. Wa shalli `alâ Muhammadin kamâ shaddaqa biwa`dika, wa asyfaqa min wa`îdika.

Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad sebagaimana ia mengemban wahyu-Mu dan menyampaikan risalah-Mu. Sampaikan shalawat kepada Muhammad sebagaimana ia menghalalkan apa yang Kauhalalkan dan mengharamkan apa yang Kauharamkan dan mengajarkan kitab-Mu. Sampaikan shalawat kepada Muhammad sebagaimana ia mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta mengajak kepada agama-Mu. Sampaikan shalawat kepada Muhammad sebagaimana ia membenarkan janji-Mu dan takut akan siksa-Mu.

Wa shalli `alâ Muhammadin kamâ ghafarta bihizh zhunûba, wa satarta bihil `uyûba, wa farrajta bihil kurûba. Wa shalli `alâ Muhammadin kamâ dafa`ta bihisy syaqâa, wa kasyafta bihil ghammâa, wa ajabta bihid du`âa, wa najjayta bihi minal balâi. Wa shalli `alâ Muhammadin kamâ rahimta bihil `ibâda, wa ahyayta bihil bilâda, wa qashamta bihil jabâbirata, wa ahlakta bihil farâ`inah.

Sampaikan shalawat kepada Muhammad sebagaimana karenanya Kau ampuni dosa-dosa kami, Kau tutupi segala aib kami dan Kau bahagiakan semua derita kami. Sampaikan shalawat kepada Muhammad sebagaimana karenanya Kau tolakkan semua petaka dari kami, Kau hilangkan semua duka kami, Kau perkenankan doa kami dan Kau selamatkan kami dari bala’. Sampaikan shalawat kepada Muhammad sebagaimana karenanya Kau sayangi hamba-hamba-Mu, Kau hidupkan negeri-negeri, Kau hancurkan orang-orang yang sombong dan Kau binasakan penguasa-penguasa yang zalim.

Wa shalli `alâ Muhammadin kamâ adh`afta bihil amwâla, wa ahrazta bihi minal ahwali, wa kasarta bihil ashnam, wa rahimta bihil anam. Wa shalli `alâ Muhammadin kamâ ba`atstahu bikhayril adyân, a`zazta bihil îmân, wa tabbarta bihil awtsân, wa `azhzhamta bihil baytal harâm. Wa shalli `alâ Muhammadin wa ahli baytihith thâhirînal akhyar wa sallim taslîmâ.

Sampaikan shalawat kepada Muhammad sebagaimana karenanya Kau lipatgandakan harta, Kau lindungi kami dari segala yang menakutkan, Kau hancurkan berhala-berhala dan Kau sayangi manusia. Sampaikan shalawat kepada Muhammad sebagaimana Kau utus dia dengan membawa agama yang paling baik, Kau muliakan keimanan, Kau hinakan patung-patung dan Kau agungkan rumah yang mulia. Sampaikan shalawat dan salam kepada Muhammad dan ahlul baitnya yang suci dan baik.

Doa ini dikutip dan disarikan dari kitab Mafâtihul Jinân (kunci-kunci surga)
Yang berminat tek arab doa ini bisa pesan ke Yayasan Al-Musthafa

Wassalam
Syamsuri Rifai

Amalan Praktis, bermacam2 shalat sunnah dan doa-doa pilihan, dan Artikel-artikel Islami klik di sini:
http://shalatdoa.blogspot.com
http://syamsuri149.wordpress.com

Milis artikel2 Islami, macam2 shalat sunnah, amalan2 praktis dan doa-doa pilihan serta eBooknya, klik di sini:
http://groups.google.com/group/keluarga-bahagia
http://groups.yahoo.com/group/Shalat-Doa

Doa Ziarah kepada Nabi saw dari kejauhan (dari selain kota Madinah)

Asyahadu an lâ ilâha illallâh, wahdahû lâ syarîkalah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhû wa Rasûluh, wa annahu sayyidul awwalîna wal akhirîn, wa annahu sayyidul anbiyâi wal mursalîn, Allâhumma shalli ‘alayhi wa ‘alâ ahli baytihil aimmatith thayyibîn.

Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu baginya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya, Muhammad adalah Sayyidul awwalin wal-akhirin, penghulu para nabi dan rasul. Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan Ahlul baytnya para Imam yang baik.

Assalamu'alayka yâ Rasûlallâh
Assalamu'alayka yâ Khalîlallâh
Assalamu'alayka yâ Nabiyallâh
Assalamu'alayka yâ Shafiyyallâh
Assalamu'alayka yâ Rahmatallâh
Assalamu'alayka yâ Khiyaratallâh

Salam atasmu, ya Rasulallah
Salam atasmu, duhai nabi Allah
Salam atasmu, duhai pilihan Allah
Salam atasmu, duhai rahmat Allah
Salam atasmu, duhai pilihan Allah

Assalamu'alayka yâ Habîballâh
Assalamu'alayka yâ Najîballâh
Assalamu'alayka yâ Khâtaman nabiyyîn
Assalamu'alayka yâ Sayyidal mursalîn

Salam atasmu, duhai kekasih Allah
Salam atasmu, ya Najiballah
Salam atasmu, wahai penutup para nabi
Salam atasmu, wahai penghulu para rasul

Assalamu'alayka yâ Qâiman bil qisthi
Assalamu'alayka yâ Fâtihal khayr
Assalamu'alayka yâ Ma’dinal wahyi wat tanzîl
Assalamu'alayka ayyuhals Sirâjul munîr

Salam atasmu, wahai yang menegakkan keadilan
Salam atasmu, wahai pembuka segala kebaikan
Salam atasmu, ya ma’dinal wahyi wal-tanzil
Salam atasmu, wahai yang menyampaikan risalah Allah
Salam atasmu, wahai pelita yang menyinari

Assalamu'alayka yâ Mubasysyir
Assalamu'alayka yâ Nadzîr
Assalamu'alayka yâ Mundzir
Assalamu'alayka yâ Nûrallâhil ladzî yastadhâu bih

Salam atasmu, wahai pembawa berita bahagia
Salam atasmu, wahai pembawa peringatan
Salam atasmu, wahai yang memberi peringatan
Salam atasmu, wahai cahaya Allah yang menerangi

Assalamu'alayka wa ‘alâ Ahli baytikath thayyibînath thâhirîn, Al-Hâdil mahdiyyîn
Assalamu'alayka wa ‘alâ jaddika ‘Abdil Muththalib, wa ‘alâ abîka ‘Abdillâh
Assalamu'alayka wa ‘alâ ummika âminah binti Wahab
Assalamu'alayka wa ‘alâ ‘ammika Hamzah sayyidisy syuhadâ’

Salam atasmu dan Ahlul baytmu yang baik, suci dan penuntun ke jalan petunjuk
Salam atasmu dan kakekmu Abdul Muththalib, dan ayahmu Abdullah
Salam pada ibumu Aminah binti Wahab
Salam pada pamanmu Hamzah penghulu syuhada’

Assalamu'alayka wa ‘alâ ‘ammika Al-’Abbâs bin ‘Abdil Muththalib
Assalamu'alayka wa ‘alâ ‘ammika wa kafîlika Abî Thâlib
Assalamu'alayka wa ‘alabni ‘ammika Ja’far Ath-Thayyâr fî jinânil Khuld
Assalamu'alayka yâ Muhammad
Assalamu'alayka yâ Ahmad

Salam pada pamanmu Abbas bin Abdil Muththalib
Salam pada pamanmu dan pelindungmu Abu Thalib
Salam pada putera pamanmu Ja’far Ath-Thayyar di surga Khuld
Salam atasmu, wahai Muhammad
Salam atasmu, wahai Ahmad

Assalamu'alayka yâ Hujjatallâhi ‘alal awwalîna wal akhirîn, was sâbiqi ilâ thâ’ati Rabbil ‘âlamîn, wal muhaymina ‘alâ rusulih, wal khâtama li-ambiyâih, wasy syâhida ‘alâ khalqih, wasy syafî’ ilayh, wal makîna ladayh, wal muthâ’a fî malakûtihil Ahmad minal awshâfil Muhammad lisâiril asyrâfil karîmi ‘indar Rabb, wal mukallama min warâil hujubi, al-fâiza bis sibâq, wal fâita ‘anil lihâqi, taslîma ‘ârifin bihaqqik(a), mu’tarifin bit taqshîri fî qiyâmihi biwâjibika ghayri munkirin mantahâ ilayh min fadhlika, mûqinin bil mazîddât min Rabbika, mu’minin bil kitâbil munzali ‘alayka, muhallilin halâlaka, muharrimin harâmaka.

Salam atasmu, wahai hujjah Allah atas orang-orang terdahulu dan kemudian,
yang terdahulu mentaati Tuhan alam semesta
yang memelihara ajaran para rasul-Nya, penutup para nabi-Nya
yang menjadi saksi atas makhluk-Nya
yang memberi syafaat kepada makhluk-Nya
yang teguh di hadapan makhluk-Nya
yang ditaati di alam malakut-Nya, yang dipanggil Ahmad panggilan kehormatan
Muhammad di kalangan orang-orang mulia di sisi Tuhannya
yang diajak bicara dari balik tirai
yang beruntung dengan keterdahuluannya, yang selamat dari ketertinggalan
yang mengucapkan salam kepada yang mengenal hakmu
yang menyelamatkan orang yang mengakui kekurangannya dalam melaksanakan kewajiban-kewajibanmu,
yang tidak mengingkari keutamaanmu, yang meyakini keutamaan-keutamaan dari Tuhanmu, yang beriman kepada kitab yang diturunkan kepadamu,
yang menghalalkan apa yang engkaui halalkan, yang mengharamkan apa yang engkau haramkan.

Asyhadu yâ Rasûlallâh ma’a kulli syâhidin wa atahammaluhâ ‘an kulli jâhidin, annaka qad ballaghta risâlâti Rabbika, wa nashahta li-ummatika, wa jahadta fî sabîli Rabbika, wa shada’ta bi-amrihi, wahtamaltal adzâ fî janbih, wa da’awta ilâ sabîlihi bil hikmati wal maw’izhatil hasanatil jamîlah, wa addaytal haqqal ladzî kâna ‘alayka; wa qad raufta bil mu’minîna wa ghalazhta ‘alal kâfirîn, wa ‘abattallâha mukhlishan hattâ atâkal yaqîn, fa-balaghallâhu bika asyrafa mahallil mukarramîna wa a’lâ manâzilil muqarrabîna wa arfa’a darajâtil mursalîn. Haytsu lâ yalhaquka lâhiqun, walâ yafûquka fâiqun, walâ yasbiquka sâbiqun, walâ yathma’u fî idrâkika thâmi’un.

Ya Rasulallah, aku bersaksi bersama setiap yang bersaksi, dan membela dari setiap penentang, bahwa engkau telah:
menyampaikan seluruh risalah Tuhanmu dan menasehati ummatmu,
berjuang di jalan Tuhan-Mu dan menerangkan perintah-Nya,
mengemban beban yang menyakitkan,
mengajak ke jalan-Nya dengan bijaksana dan nasehat yang baik dan indah,
dan menyampaikan kebenaran yang ada padamu.

engkau menyayangi orang-orang mukmin
dan bersikap tegas terhadap orang-orang kafir,
mengabdi kepada Tuhanmu dengan tulus-ikhlas
sehingga engkau dipanggil ke hadirat-Nya,

Karena itu Allah menganugerahkan kepadamu
kedudukan yang paling mulia dari semua kedudukan orang-orang yang dimuliakan,
tempat yang paling tinggi dari semua tempat para muqarrabin dan derajat yang paling mulia dari derajat para rasul.

Tak aka nad orang yang mampu mendahuluimu
Tak akan ada orang yang dapat melampauimu,
Tak akan puas mengenalmu orang yang ingin mengenalmu

Alhamdulillâhil ladzis tanqadzanâ bika minal halakah, wa hadzânâ bika minadh dhalâlah, wa nawwaranâ bika minazh zhulmati, fa-jazâkallâhu yâ Rasûlallâhi min mab’ûtsin afdhala mâ jâzâ nabiyyan ‘an ummatihi wa rasûlan ‘amman ursila ilayhi.

Segala puji bagi Allah,
yang menyelamatkan kami denganmu dari kebinasaan,
yang memberi kami petunjuk denganmu dari kesesatan,
yang menyinari kami denganmu dari kegelapan
Semoga Allah membalasmu, ya Rasulallah dengan balasan yang paling utama dari apa yang telah dianugerahkan kepada para nabi dan rasul yang diutus kepada ummatnya.

Bi-abî anta wa ummî yâ Rasûlallâh zurtuka ‘ârifan bihaqqika, muqirran bi-fadhlika, mustabshiran bi-dhalâlati man khâlafaka wa khâlafa ahla baytika, ‘ârifan bil-hudal ladzî anta ‘alayh.

Ya Rasulallah, demi ayahku dan ibuku, aku berziarah kepadamu karena aku
mengenal hakmu dan mengakui keutamaanmu,
melihat kesesatan orang yang menyimpang darimu
dan menyimpang dari Ahlul baitmu,
dan mengenal petunjuk yang engkau ajarkan.

Bi-abî anta wa ummî wa nafsî wa ahlî wa malî wa waladî, ana ushallî ‘alayka kamâ shallallâhu ‘alayka wa shallâ ‘alayka malâikatuhu wa anbiyâuhu wa rusuluhu shalâtan mutatâbi’atan wâfiratan mutawâshilatan lanqithâ’a lahâ walâ amadan walâ ajala, shallallâhu ‘alayka wa ‘alâ ahli baytikath thayyibînath thâhirîna kamâ antum ahluhu.

Demi ayahku, ibuku, diriku, keluargaku, hartaku dan anakku,
aku bershalawat kepadamu sebagaimana Allah, para malaikat, para nabi dan para rasul bershalawat kepadamu dengan shalawat yang tak terputus-putus, terus-menerus dan tak berakhir.
Semoga Allah senantiasa mencurahkan shalawat kepadamu dan Ahlul baytmu yang baik dan suci sebagaimana yang layak bagimu.

Kemudian mengangkat tangan membaca doa berikut:

Allahummaj’al jawâmi’a shalawâtika, wa nawâmiya barakâtika, wa fawâdhila khayrâtika, wa syarâifa tahiyyâtika wa taslimâtika, wa karâmâtika wa rahmâtika, wa shalawâti malâikatikal muqarrabîna wa anbiyâikal mursalîna wa aimmatikal muntajabîna wa ‘ibâdikash shâlihîna wa ahlis samâwâti wal aradhîna wa man sabbaha laka yâ Rabbal ‘âlamîna minal awwalîna wal âkhirîn(a), ‘ala Muhammadin ‘abdika wa Rasûlika, wa syâhidika wa nabiyyika, wa nadzîrika wa amînika wa makînika, wa najiyyika wa najîbika, wa habîbika wa khalîlika, wa shafiyyika wa shafwatika, wa khâshshatika wa khâlishatika, wa rahmatika wa khayri khiyatika min khalqik(a), nabiyyir rahmah, wa khâzinil maghfirah, wa qâidil khayri wal barakah, wa munqidzil ‘ibâdi minal halakati bi-idznika, wa dâihim ilâ dînikal qayyimi bi-amrika awwalin nabiyyîna mitsâqan wa âkhirihim mab’atsan alladzî ghamatstahu fî bahril fadhîlati wal manzilatil jamîlah, wad-darajatir rafî’ah, wal martabatil khathîrah, wa awda’tahul ashlâbath thâhirah, wa naqaltahu minhâ ilal arhâmil muthahharah, luthfan minka lahu wa tahannunan minka ‘alayhi. Idz wakkalta li-shawnihi wa hirâsatihi wa hifzhihi wa hiyâthatihi min qudratika ‘aynan ‘âshiman, hajabta bihâ ‘anhu madânisal ‘ahri wa ma’âibas sifahi, hattâ rafa’ta bihi nawâzhiral ‘ibâdi, wa ahyayta bihi maytal bilâdi.

Ya Allah, curahkan semua (shalawat-Mu dan kesempurnaan keberkahan-Mu, keutamaan kebaikan-Mu, kemuliaan salam dan karamah serta rahmat-Mu; shalawat para malaikat-Mu Al-Muqarrabin dan shalawat para nabi-Mu, shalawat para imam pilihan-Mu dan shalawat hamba-hamba-Mu yang saleh, shalawat seluruh penduduk langit dan bumi, dan shalawat seluruh makhluk-Mu terdahulu dan kemudian yang bertasbih kepada-Mu ya Rabbal ‘alamin)

Sampaikan semua shalawat itu
kepada Muhammad hamba-Mu dan Rasul-Mu, kesaksian-Mu dan Nabi-Mu,
peringatan-Mu, kepercayaan-Mu dan keteguhan-Mu,
rahasia-Mu dan kemuliaan-Mu,
kekasih-Mu dan pilihan-Mu,
kesucian-Mu dan kejernihan-Mu,
kekhususan-Mu dan ketulusan-Mu,
rahmat-Mu dan kebaikan pilihan-Mu dari seluruh makhluk-Mu,
Nabi pembawa rahmat dan pemelihara maghfirah,
penuntun kebaikan dan keberkahan,
penyelamat hamba-hamba-Mu dari kebinasaan dengan izin-Mu,
penyeru mereka ke agama-Mu dengan perintah-Mu,
awal para nabi dalam perjanjian dan akhir para nabi dalam pengangkatan,
diri yang Kau tenggelamkan ke dalam samudra keutamaan,
tempat yang mulia, derajat yang tinggi dan martabat yang agung
diri yang Kau titipkan dalam sulbi yang suci dan Kau pindahkan ke dalam rahim yang disucikan sebagai karunia dan keutamaan dari-Mu.

Ketika Kau wakilkan pemelihannya dengan kekuasaan-Mu, Kau sucikan dia dari noda-noda kemaksiatan dan penyimpangan; sehingga Kau muliakan dia di tengah-tengah kehinaan manusia, dan Kau hidupkan dia di tengah-tengah kematian penduduk negeri agar kau ungkapkan dari cahaya kelahirannya kegelapan semua tirai, dan Kau bungkus apa yang Kau haramkan dengan pakaian-pakaian baru dari cahaya kelahirannya.

Allâhumma fakamâ khashashtahu bisyarafi hâdzihil martabatil karîmah, wa dzuhri hâdzihil manqabatil ‘azhîmah, shalli ‘alayhi kamâ wafâ bi’ahdika, wa ballagha risâlâtika, wa qatala ahlal juhûdi ‘alâ tawhîdika, wa qatha’a rahimal kufri fî ighrâzi dînika, wa labitsa tsawbal balwâ fî mujâhati a’dâika, wa awjabta lahu bikulli adzan massahu, aw kaydin ahssa bihi minal fiatil latî hâwalat qatlahu, fadhîlatan tafûqul fadhâila, wa yamliku bihal jazîla min nawâlika. Wa qad asarral hasrata, wa akhfaz zafrata, wa tajarra’al ghushshah, wa lam yatakhaththa mâ matstsala lahu wahyuka.

Ya Allah, sebagaimana telah Kau istimewakan dia dengan kemuliaan derajat yang agung dan keluhuran pribadi yang mulia,
curahkan shalawat kepadanya sebagaimana dia telah
memenuhi janji-Mu, menyampaikan risalah-Mu,
memerangi mereka yang menentang tauhid-Mu,
memutuskan kasih sayang terhadap orang-orang yang ingkar
dalam menegakkan agama-Mu,
membungkus dirinya dengan pakaian bala’ dalam berjihad
menghadapi musuh-musuh-Mu,
menanggung segala yang menyakitkan
segala tipudaya dari sekelompok manusia yang berusaha membunuhnya,

sebagai keutamaan yang melebihi keutamaan-keutamaan yang lain,
yang dengannya ia memiliki karunia-Mu yang melimpah,
merahasiakan kelelahan dan menyembunyikan semua penderitaan
menyembunyikan semua duka dan derita
belian tidak pernah menyalahi apa yang digariskan dalam wahyu-Mu.

Allâhumma shalli ‘alayhi wa ‘alâ ahli baytihi shalâtan tardhâhâ lahum, wa ballighhum minnâ tahiyyatan katsîratan wa salâmâ(n), wa âtinâ min ladunka fî muwâlâtihim fadhlan wa ihsânan wa rahmatan wa ghufrânan innaka Dzul fadhlil ‘azhîm.

Ya Allah, sampaikan kepadanya dan Ahlul baitnya shalawat yang Kau ridhai bagi mereka; sampaikan salam kami kepada mereka; anugerahkan kepada kami dari sisi-Mu dalam berwilayah kepada mereka keutamaan, kebaikan, rahmat dan pengampunan, sesungguhnya Engkau Pemilik karunia yang agung.

Kemudian lakukan shalat 4 (empat) rakaat dua salam, dengan niat shalat untuk ziarah; setiap rakaat setelah Fatihah membaca salah satu Surat Al-Qur’an yang Anda inginkan. Setelah shalat membaca Tasbih Zahra’ yaitu: Allahu Akbar (34 kali), Alhamdulillah (33 kali), dan Subhanallah (33 kali).

Kemudian membaca doa berikut:
Allâhumma innaka qulta li-Nabiyyika Muhammadin shallallâhu ‘alayhi wa âlihi: “wa law annahum idz zhalamû anfusahum jâûka fastaghfarullâha wastaghfara lahumur Rasûlu la-wajadullâha Tawwâban Rahîmâ.”

Ya Allah, Engkau berfirman kepada Nabi-Mu Muhammad saw: “Kalau sekiranya mereka ketika menzalimi diri mereka datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah dan Rasul pun memohonkan ampunan untuk mereka, niscaya mereka dapati Allah Maha Menerima taubat lagi Maha Menyayangi.” (An-Nisa’: 64).

wa lam ahdhur zamâna Rasûlika ‘alayhi wa âlihis salâm. Allâhumma qad zurtuhu râghiban tâiban min say-i ‘amalî, wa mustaghfiran laka min dzunûbî wa muqirran laka bihâ, wa Anta a’lamu bihâ minnî.

Aku tidak hadir disisi Rasul-Mu saw ketika beliau masih hidup. Ya Allah, kini aku datang untuk berziarah kepadanya karena aku mencintainya, ingin bertaubat dari keburukan amalku, aku mengakui dosa-dosaku dan memohon ampun kepada-Mu, Engkau lebih mengetahui dosa-dosaku daripadaku.

Wa mutawajjihan ilayka bi-Nabiyyika Nabiyyir rahmah shalawâtuka ‘alayhi wa âlihi, faj’alnî Allâhumma bi-Muhammadin wa ahli baytihi ‘indaka wajîhan fid dun-yâ wal âkhirah wa minal muqarrabîn.

Aku menghadap kepada-Mu dengan Nabi-Mu, Nabi pembawa rahmat (semoga shalawat-Mu tercurahkan kepadanya dan keluarganya), maka jadikan aku, ya Allah, dengan Muhammad dan Ahlul baitnya, orang yang mulia di sisi-Mu di dunia dan akhirat, dan tergolong kepada orang-orang yang mendekatkan diri kepada Allah.

Yâ Muhammadu yâ Rasûlallâh, bi-abî anta wa ummî, ya Nabiyallâh yâ Sayyida khalqillâh innî atawajjahu bika ilallâhi Rabbika wa rabbî li-yaghfira-lî dzunûbî wa yataqabbala minnî ‘amalî wa yaqdhi-lî hawâijî, fa-kun-lî syafî’an ‘inda Rabbika wa Rabbî, fa-ni’mal mas-ulul mawlâ Rabbî wa ni’masy syafî’ anta yâ Muhammadu ‘alayka wa ‘alâ ahli baytikas salâm.

Ya Muhammad, ya Rasulallah, demi ayahkku dan ibuku. Ya Nabiyallah, wahai penghulu makhluk Allah, sungguh aku menghadap denganmu kepada Allah Tuhanmu dan Tuhanku agar Dia mengampuni dosa-dosaku, menerima amalku dan memenuhi hajat-hajatku. Untuk itu, jadilah engkau pemberi syafaat bagiku di sisi Tuhanmu dan Tuhanku; sebaik-baik tempat memohon dan berlindung adalah Tuhanku dan sebaik-baik pemberi syafaat adalah engkau wahai Muhammad, semoga shalawat tercurahkan kepadamu dan Ahlul baitmu.

Allâhumma wa awjaba-lî minkal maghfirata war rahmata war rizqal wasî’ath thayyiban nâfi’a kamâ awjabta liman atâ Nabiyyaka Muhammadan shalawâtuka ‘alayhi wa âlihi wa huwa hayyun, fa-aqarra lahu bi-dzunûbihi wastaghfara lahu Rasûluka ‘alayhi wa âlihis salâm fa-ghafarta lahu bi-rahmatika yâ Arhamar râhimîn.

Ya Allah, anugerahkan kepadaku dari sisi-Mu maghfirah, rahmat dan rizki yang luas, yang baik dan bermanfaat sebagaimana yang telah Kau anugerahkan kepada orang yang datang kepada Nabi-Mu Muhammad saw ketika beliau hidup, lalu ia mengakui dosa-dosanya dan Rasul-Mu (semoga shalawat tercurahkan kepadanya dan Ahlul baitnya) memohonkan ampunan baginya, lalu Engkau mengampuninya dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi.

Allâhumma wa qad ammaltuka wa rajawtuka wa qumtu bayna yadayka wa raghibtu ilayka ‘amman siwâka. Wa qad ammaltu jazîla tsawâbika, wa innî la-muqirrun ghayru munkirin wa tâibun ilayka mimmaqtaraftu, wa ‘âidzun bika fî hâdzal maqâmi mimmâ qaddamtu minal a’mâlil latî taqaddamta ilayya fîhâ wa nahaytanî ‘anhâ wa aw’adta ‘alayhal ‘iqâb.

Ya Allah, sungguh aku mendambakan dan mengharapkan-Mu,
aku berdiri di hadapan-Mu, berpaling dari selain-Mu,
aku berharap limpahan pahala-Mu.
Sungguh kini aku mengakui dosa-dosaku, tidak mengingkarinya,
aku bertaubat kepada-Mu dari perbuatan dosa yang telah kulakukan.
Dengan semua ini aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku yang mengharuskan siksa-Mu.

Wa a’ûdzu bi-karami wajhika an tuqîmanî maqâmal hizyi wadz dzulli yawma tuhtaku fîhil astâr(u), wa tabdu fîhil asrâri wal fadhâih, wa tar’adu fîhil farâishu yawmal hasrati wan nadâmah, yawmal âfikati, yawmat taghâbun, yawmal fashi yawmal jazâ’, yawman kâna miqdâruhu khamsîna alfa sanah, yawman nafkhati, yawma tarjafur râjifatu tatba’uhar râdifah, yawman nasyri yawmal ‘ardhi, yawna yaqûmun nâsu li-rabbil ‘âlamîn, yawma yafirrul mar-u min akhîhi wa ummihi wa abîhi wa shâhibatihi wa banîhi, yawma tasyaqqaqul ardhu wa aknâfus samâ’, yawma ta’ti kullu nafsin tujâdilu ‘an nafsihâ, yawma yuraddûna ilallâhi fa-yunabbiuhum bimâ ‘amilû, yawma lâ yughnî mawlan ‘an mawlan syay-an walâ hum yunsharûna illâ man rahimallâhu innahu Huwal ‘Azîzur Rahîm(u), yawma yuraddûna ilâ ‘âlimil ghaybi wasy syahâdah, yawma yuraddûna ilallâhi Mawlâhumul haqqi, yawma yakhrujûna minal ajdâtsi sirâ’an ka-annahum ilâ nushubin yûfidhûna wa ka-annahum jarâdun muntasyirun muhthi’îna ilad dâ’i ilallâh(i), yawmal wâ’qi’ah, yawma turajjul ardhu rajjâ, yawma takûnus samâu kal-muhli wa takûnul jibâlu kal-’ihni, walâ yus-alu hamîmun hamîmâ, yawmasy syâhidi wal masyhûd, yawma takûnul malâikatu shaffan shaffâ.

Aku berlindung kepada-Mu dengan kemuliaan wajah-Mu dari kedudukan yang hina pada hari diungkapkan segala tirai dan ditampakkan segala rahasia dan aib.
Yaitu, hari kerugian dan penyesalan,
hari yang gersang dan panas, hari kiamat dan perpisahan,
hari pembalasan, hari yang bandingannya 50.000 tahun,
hari ditiupnya sangkakala, hari yang penuh dengan ketakutan,
hari manusia bangkit menuju Tuhan alam semesta;
hari manusia lari dari saudaranya, dari ibunya, dari bapaknya,
dari pasangannya, dan anak-anaknya,
hari bumi dihancurkan dan langit dibinasakan,
hari setiap manusia datang menyesali dirinya,
hari manusia dikembalikan kepada Allah
lalu diberitahukan kepada mereka amal perbuatan mereka,
hari tak ada pelindung dapat memberi perlindungan
dan tak seorang pun mendapat pertolongan kecuali orang yang dikasihi Allah
karena Dialah Yang Maha Mulia dan Maha Pengasih.
hari manusia dikembalikan ke alam ghaib dan alam kesyaksian,
hari manusia dikembalikan kepada Allah Pelindung Yang Benar,
hari mereka keluar bergegas dari alam kubur
seperti mereka lari menuju nasibnya yang baik,
seperti belalang yang bertebaran, lari dengan rasa takut menghadap Malaikat
yang memanggil munuju Allah
hari kiamat,
hari bumi digoncangkan, langit bagaikan nanah mayat,
gunung-gunung hancur berserakan,
hari air yang panas tak terasa panasnya
hari bersaksi dan disaksikan,
hari para malaikat berbaris dan bershaf-shaf

Allâhummarham mawqifî fî dzâlikal yawm bi-mawqifî fî hâdzal yawm, walâ tukhzinî fî dzâlikal mawqifi bimâ janaytu ‘alâ nafsî, waj’al yâ Rabbi fî dzâlikal yawm ma’a awliyâika manthalaqî, wa fî zumrati Muhammadin wa Ahli baytihi ‘alayhimus salâm makhsyarî, waj’al hawdhahu mawridî, wa fil ghurril kirâmi mashdarî, wa a’thinî kitâbî bi-yamînî, hattâ afûza bi-hasanâtî, wa tubayyidha bihi wajhî, wa tuyassira bihi hisâbî, wa turajjiha bihi mîzânî, wa amdhiya ma’al fâizîna min ‘ibâdikash shâlihîna ilâ ridhwânika wa jinânika Ilâhal ‘âlamîn.

Ya Allah, kasihi keadaanku pada hari itu dengan keadaanku hari ini.
Jangan hinakan aku pada hari itu dengan kezalimanku terhadap diriku.
Ya Rabbi, jadikan perjalananku pada hari itu bersama para kekasih-Mu,
dan mahsyarku golongan Muhammad dan ahlul baytnya (sa)
Jadikan telaga Muhammad tempat kembaliku,
cahaya kemuliaannya keberangkatanku
Anugerahkan padaku buku catatanku di tangan kananku
sehingga aku beruntung dengan amal-amal baikku;
Dengannya putihkan wajahku, mudahkan hisabku, lebihkan timbanganku,
Berangkatkan aku bersama orang-orang yang beruntung dari hamba-hamba-Mu yang saleh menuju ridha-Mu dan surga-Mu ya Ilahal ‘alamin.

Allâhumma innî a’ûdzu bika min an tafdhahanî fî dzâlikal yawm bayna yadayil khalâiqa bijarîratî, aw alqal khizya wan nadâmata bi-khathîatî, aw an tuzhhira fîhi sayyiâtî ‘alâ hasanâtî, aw an tunawwiha baynal khalâiqi bismî, yâ Karîmu yâ Karîmu al’afwa al’afwa assatra assatra. Allâhumma innî a’ûdzu bika min an yakûna fî dzâlikal yawm fî mawqifil asyrâri mawqifî, aw fî maqâmil asyqiyâi maqâmî. Wa idzâ mayyazta bayna khalqika fasuqta kullan bi-a’mâlihim zumaran ilâ manâzilihim, fa-suqnî birahmatika fî ‘ibâdikash shâlihîn, wa fî zumrati awliyâikal muttaqîna ilâ jannâtika yâ Rabbal ‘âlamîn.

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu
Jangan hinakan aku pada hari itu di hadapan-Mu
dan makhluk-Mu karena rahasiaku,
Jangan pertemukan aku dengan kehinaan dan penyesalan
karena dosa-dosaku,
Jangan tampakkan keburukan-keburukanku di atas kebaikan-kebaikanku,
jangan puji aku dengan namaku di hadapan makhluk-Mu
Ya Karim ya karim, maafkan aku, tutupi rahasiaku.

Ya Allah, lindungi keadaanku hari itu dari keadaan orang-orang yang buruk,
kedudukanku dari kedudukan orang-orang yang celaka
Jika Kau bedakan di antara makhluk-makhluk-Mu lalu Kau pisahkan mereka menurut amal-amal mereka munuju tempat tinggal mereka,
maka masukkan aku dengan rahmat-Mu ke pada kelompok hamba-hamba-Mu yang saleh dan para kekasih-Mu menuju ke surga-Mu ya Rabbal ‘alamin.

Kemudian ucapkan salam:

Asalâmu’alayka yâ Rasûlallâh, Assalâmu'alayka ayyuhan basyîrun nadzîr, Assalâmu'alayka ayyuhas sirâjul munîr, Assalâmu'alayka ayyuhas safîru baynallâh wa bayna khalqih.

Salam atasmu, ya Rasulallah
Salam atasmu, wahai pembawa berita bahagia dan peringatan
Salam atasmu, wahai pelita yang menerangi
Salam atasmu, wahai duta di hadapan Allah dan makhluk-Nya

Asyhadu yâ Rasûlallâh annaka kunta nûran fil ashlâbisy syâmikhah wal arhâmil muthahharah, lam tunajjiskal jâhiliyyatu bi-anjâsihâ, walam tulbiska min mudlahimmâti tsiyâbihâ. Wa asyhadu yâ Rasûlallâh annî mu’minun bika, wa bil-aimmati min ahli baytika mûqinun, bi-jamî’i mâ atayta bihi râdhin mu’minun. Wa asyhadu annal aimmata min ahli baytika a’lâmul hudâ, wal ‘urwatul wutsqâ, wal hujjatu ‘alâ ahlid dun-yâ.

Ya Rasulallah, aku bersaksi
Engkau adalah cahaya di dalam sulbi yang mulia dan rahim yang disucikan
Engkau tidak pernah ternodai oleh noda jahiliyah,
Tidak pernah tersentuh oleh pakaian kehinaan jahiliyah

Ya Rasulallah, Aku bersaksi bahwa
aku mempercayaimu dan meyakini para Imam dari Ahlul baitmu,
ridha dan percaya terhadap semua risalahmu.
Aku bersaksi bahwa para Imam dari Ahlul baitmu paling mengetahui petunjuk, tali yang kokoh dan hujjah bagi penduduk dunia.

Allâhumma lâ taj’alhu âkhiral ‘ahdi min ziyârati nabiyyika ‘alayhi wa alihis salâm. Wa in tawaffaytanî fa-innî asyhadu fî mamâtî ‘alâ mâ asyhadu ‘alayhi fî hayâtî, annaka Antallâhu lâ ilâha illâ Anta wahdaka lâ syarîka lak(a), wa anna Muhammadan ‘abduka wa rasûluka, wa annal aimmata min ahli baytika awliyâuka wa anshâruka wa hujajuka ‘alâ khalqika, wa khulafâuka fî ‘ibâdika, wa a’lâmuka fî bilâdika, wa khuzzânu ‘ilmika, wa hafazhatu sirrika, wa tarâjimatu wahyika.

Ya Allah, jangan jadikan kesempatan ini kesempatan yang terakhir untuk berziarah kepada Nabi-Mu saw.
Jika Kau matikan aku, aku akan bersaksi dalam kematianku seperti apa yang kupersaksikan dalam hidupku, bahwa:
Engkau adalah Allah, tiada Tuhan selain Engkau Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Mu, Muhammad adalah hamba-Mu dan Rasul-Mu, para Imam dari Ahlul baytnya adalah para kekasih-Mu, pasukan-Mu dan hujjah-Mu terhadap makhluk-Mu, para khalifah-Mu atas hamba-hamba-Mu, orang-orang yang paling alim di seluruh negeri-Mu, khazanah ilmu-Mu, pemelihara rahasia-Mu dan penerjemah wahyu-Mu.

Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin wa âli Muhammad, wa balligh rûha Nabiyyika Muhammadin wa آlihi fî sâ’atî hâdzihi wa fî kulli sâ’ah tahiyyatan minnî wa salâman, was salâmu ‘alayka yâ Rasûlallâh wa rahmatullâhi wa barakâtuh, la ja’alahullâhu âkhiru taslîmî ‘alayka.

Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sampaikan salam dan hormatku kepada ruh Nabi-Mu Muhammad dan keluarganya saat ini dan setiap saat. Ya Rasulallah, semoga salam, rahmat dan keberkahan Allah senantiasa tercurahkan kepadamu. Dan semoga Allah tidak menjadikan salam ini sebagai salamku yang terakhir padamu.

Yang berminat tek arab doa ziarah ini bisa mendowload dari bagian File di milis “Keluarga Bahagia” atau di milis “Shalat-doa” berikut ini.

Wassalam
Syamsuri Rifai

Amalan Praktis, bermacam2 shalat sunnah, doa-doa pilihan, dan Artikel-artikel Islami klik di sini:
http://shalatdoa.blogspot.com
http://syamsuri149.wordpress.com

Milis Keluarga bahagia dan milis Shalat-doa, klik di sini:
http://groups.google.com/group/keluarga-bahagia
http://groups.yahoo.com/group/Shalat-Doa

Primbon Cinta


Primbon Cinta
Janganlah bersedih dan berduka! Karena hilangnya kehangatan cinta suami-istri, atau karena belum punya pasangan hidup, atau karena diputus cintanya.

Dalam hal ini Islam memberi solusi yang terbaik. Jangan pergi ke dukun atau ke orang pinter, karena Islam melarangnya.

Tidak jarang karena kesibukan suami atau istri, kehangatan cinta menjadi tergantu. Bahkan kadang-kadang berujung pada percekcokan dan perceraian. Jangan bersedih dan jangan khawatir, Islam akan memberi solusi yang terbaik. Kunci utamanya satu: keyakinan yang kuat dan niat yang baik.

Pasang niat yang baik, tanamkan keyakinan yang kuat dalam hati, tawakkal kepada Allah swt. Kemudian lakukan secara istiqamah kiat-kiat berikut ini:

Bacalah Ayat Kursi dengan menghadap ke kiblat, selama tujuh hari. Setiap hari 21 kali, saat terbit fajar, sebelum berbicara dengan siapapun. Sebutkan nama lengkap orang yang diharapkan cintanya di antara dua ‘ayn pada kalimat: Yasyfa’u ….’indahu. Kemudian lanjutkan dan sempurnakan bacaan ayat kursi.

بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد

اَللهُ لاَ اِلَهَ إِلاَّ هُوُ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ. لاَتَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَنَوْمٌ. لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي اْلأَرْضِ. مَن ذَاالَّذِي يَشْفَعُ .... عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ. يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَاخَلْفَهُمْ. وَلاَ يُخِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِن عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَاشَآءَ. وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ. وَلاَ يَؤُدُهُ حِفْظُهُمَا. وَهُو الْعَلِيُّ الْعَظِيْم

Allâhu lâilâha illâ Huwa. Al-Hayyul Qayyûm. Lâ ta’khudzuhu sinatuw wa lâ naum. Lahû mâ fis samâwâti wa mâ fil ardhi. Man dzal ladzî yasyfa`u …. `indahu illâ biidznih. Ya`lamu mâ bayna aydîhim. Wa mâ khalfahum wa lâ yuhîthûna bisyay-in(m) min `ilmihi illâ bimâsyâ’. Wasi`a kursiyyuhus samâwâti wal ardhi. Wa lâ yu’duhû hifzhuhumâ. Wa Huwal `Aliyyul `Azhîm.

Cara doa ini diriwayatkan dari Imam Ali bin Abi Thalib (sa). Telah terbukti keampuhannya dengan syarat untuk mencari ridha Allah swt, bukan untuk kemaksiatan dan dosa. (Mujarrabat Imamiyah: 98). Disebutkan juga dalam kitab Manhâjul ‘Arifîn.
sumber: http://shalatdoa.blogspot.com/2009/11/primbon-cinta.html

Senin, 14 September 2009

Doa Penangkal Hari Nahas



Doa ini dibaca saat melakukan perjalanan, khususnya di hari-hari nahas atau perjalanan yang menakutkan.
بسم الله الرحمن الرحيم

اللهم صل على محمد وآل محمد

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اُفَرِّجُ بِهَا كُلَّ كُرْبَةٍ.

Lâ hawla walâ quwwata illâ billâh, ufarriju biha kulla kurbatin.

Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah, dengannya aku mohon dihilangkan semua penderitaan.

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ أُحِلُّ بِهَا كُلَّ عُقْدَةٍ.

Lâ hawla walâ quwwata illâ billâh, uhillu biha kulla `uqdatin.

La hawla wala quwwata illa billah, denganya aku mohon dilepaskan semua kesulitan.

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ أُجِلُّو بِهَا كُلَّ ظُلْمَةٍ.

Lâ hawla walâ quwwata illâ billâh, ujillu biha kulla zhulmatin.

La hawla wala quwwata illa billah, dengannya aku mohon diterangkan semua kegelapan.

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ أُفَتِّحُ بِهَا كُلَّ بَابٍ.

Lâ hawla walâ quwwata illâ billâh, ufattihu biha kulla bâbin.

La hawla wala quwwata illa billah, dengannya aku mohon dibukakan semua pintu kemudahan dan keselamatan.

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ أَسْتَعِيْنُ بِهَا عَلَى كُلِّ شِدَّةٍ وَمُصِيْبَةٍ.

Lâ hawla walâ quwwata illâ billâh, asta`înu biha `alâ kulli syiddatin wa mushîbah.

La hawla wala quwwata illa billah, dengannya aku mohon pertolongan terhadap semua ketakutan dan musibah.

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ أَسْتَعِيْنُ بِهَا عَلَى كُلِّ أَمْرٍ يَنْزِلُ بِي.

Lâ hawla walâ quwwata illâ billâh, asta`înu biha `alâ kulli amrin yanzilubî.

La hawla wala quwwata illa billah, dengannya aku mohon pertolongan terhadap semua urusan yang aku hadapi.

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ أَعْتَصِمُ بِهَا مِنْ كُلِّ مَحْذُورٍ أَحَاذِرُهُ.

Lâ hawla walâ quwwata illâ billâh, a`tashimu biha min kulli mahdzûrin uhâdziruhu.

La hawla wala quwwata illa billah, dengannya aku mohon penjagaan dari semua yang aku khawatirkan.

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ أَسْتَوْجِبُ بِهَا الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَالرِّضَا مِنَ اللهِ.

Lâ hawla walâ quwwata illâ billâh, astawjibu bihal `afwa wal`âfiyah war-ridhâ minallâhi.

La hawla wala quwwata illa billah, dengannya aku mohon keharusan ampunan, keselamatan dan ridha Allah.

لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ تَفْرُقُ أَعْدَاءُ اللهِ وَغَلَبَتْ حُجَّةُ الله وَبَقِيَ وَجْهُ اللهِ.

Lâ hawla walâ quwwata illâ billâh, tafruqu a`dâallâhi wa ghalabat hujjatullâh wa baqiya wajhullâh.

La hawla wala quwwata illa billah, hancurlah musuh-musuh Allah, menanglah Hujjah Allah, dan kekallah wajah Allah.

لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ .

Lâ hawla walâ quwwata illâ billâh

Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah.

اَللَّهُمَّ رَبَّ اْلاَرْوَاحِ الْفَانِيَّةِ وَرَبَّ اْلاَجْسَادِ اْلبَالِيَّةِ وَرَبَّ الشُّعُورِ الْمُتَمَعِّطَةِ وَرَبَّ الْجُلُودِ الْمُمَزِّقَةِ وَرَبَّ الْعِظَامِ النَّاخِرَةِ وَرَبَّ السَّاعَةِ الْقَائِمَةِ .

Allâhumma Rabbal arwâhil fâniyah, wa Rabbal ajsâdil bâliyah, wa Rabbasy syu`ûril mutama`ithah, wa Rabbal julûdil mumazziqah, wa Rabbal `izhâmin nâkhirah, wa Rabbas sâ`atil qâimah.

ya Allah, Tuhan semua ruh yang fana', Tuhan semua jasad yang hancur, Tuhan semua rambut yang gugur, Tuhan semua kulit yang hancur, Tuhan semua tulang yang terpecah-pecah, Tuhan hari kiamat yang pasti terjadi.

أَسْأَلُكَ يَا رَبِّ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى مُحَمَّدٍ وَأَهْلِ بَيْتِهِ الطَّاهِرِيْنَ وَافْعَلْ بِي كَذَا بِخَفِيِّ لُطْفِكَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ آمِيْنَ آمِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.

As-aluka yâ Rabbi an tushalliya `alâ Muhammadin wa ahli baytihith thâhirîn waf`al bî kadzâ bikhafiyyi luthfika yâ Dzal jalâli wal ikrâm, âmîna âmîn yâ Rabbal `âlamîn.

Aku memohon kepada-Mu ya Rabbi, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan Ahlul baitnya yang suci, perlakukan aku …. dengan karunia-Mu yang tersembunyi, wahai Pemilik keagungan dan kemuliaan, amin amin ya Rabbal `alamin.

(Kitab Makarimul Akhlaq: 475)



Oleh: Syamsuri Rifai

*****